Pesan lewat Bunga
Aku ingat, tentang sebuah bunga yang tumbuh disekitar pekarangan rumahku. Bunga yang dengan rajinnya, kusirami tiap sore. Bunga yang kurawat mulai dari bibit hingga akhirnya, tumbuh menjadi bunga yang sangat cantik. Saat memasuki usia 19 tahun, aku berkeinginan untuk membuat toko bunga. Ingin memasarkan bunga-bungaku yang kutanam kurang lebih 3 tahun, kira-kira terdapat 12 spesies bunga yang tumbuh dipekarangan rumahku. Dan akhirnya, keinginan yang kupikir mustahil, kini menjadi nyata. Terpampang sebuah reklame bertuliskan; Nariss Flowers , disamping rumahku. Kini toko itu, dijaga oleh ayah dan juga 2 kurir, untuk membantu tugas ayah. Narista Maharani, ya, itu aku. Nama toko bunga itu, diambil dari namaku. Aku mulai menyukai bunga sejak kecil. Almarhumah, mamaku, juga sangat menyukai bunga, terlebih bunga mawar. Jadi mungkin, aku keturunan mama, yang sangat menyukai bunga. Hiasan dinding kamarku, juga tak luput dari bunga. ...